Pengasuhan

Pengasuhan Santri adalah lembaga yang bertanggung jawab atas jalannya kegiatan ekstrakurikuler. Dalam melaksanakan kegiatannya lembaga ini senantiasa bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain yang ada. Lembaga ini membawahi seluruh organisasi yang ada yang merupakan ujung tombak dari pengelolaan seluruh kegiatan ekstrakurikuler yang ada. Materi kegiatan yang dikelola lembaga ini meliputi:

1. Ibadah amaliyah; baik wajib, sunnah maupun nawafil.

2. Ekstensif learning, antara lain:

a. Pembinaan dan pengembangan tiga bahasa

b. Belajar mawajjah (tutorial) di sore dan malam hari

c. Latihan pidato dalam tiga bahasa

d. Cerdas cermat

e. Diskusi, seminar, dan kegiatan keilmuan lainnya

f. Penerbitan karya-karya santri

3. Praktik dan bimbingan:

a. Praktik adab dan sopan santun/etika

b. Praktik mengajar/keguruan

c. Praktik mengurus jenazah

d. Bimbingan dan penyuluhan

4. Latihan dan praktik berorganisasi (kepemimpinan dan manajemen).

5. Kursus-kursus dan latihan-latihan, meliputi: pramuka, keterampilan, kesenian, kesehatan, olahraga, perkoperasian, kewiraswastaan, sadar lingkungan, bahasa, keilmuan, retorika dll).

Kegiatan-kegiatan di atas dikelola oleh santri sendiri dengan bimbingan guru-guru atau santri yang lebih senior. Begitu pula, seluruh kehidupan santri selama berada di dalam pondok juga diatur oleh mereka sendiri. Kegiatan-kegiatan ini selalu didasari oleh nilai- nilai dan ajaran-ajaran yang ditanamkan dalam kehidupan santri di pesantren di bawah bimbingan dan arahan pimpinan/Direktur. Di tingkat menengah terdapat dua organisasi santri, yaitu:

1. Organisasi Pelajar S-PEAM (OPSPEAM). Organisasi ini dikelola oleh santri secara mandiri. Kegiatan-kegiatan santri di dalam pondok diurus oleh bagian-bagian dalam OPS. Bagian-bagian tersebut terdiri dari pengurus harian: Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Keamanan, serta bagian yang lain.

2. Koordinator Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Gerakan kepanduan Hizbul Wathan, sebagaimana umumnya di sekolah-sekolah Muhammadiyah, juga dianngap penting dianggap sangat penting bagi Pondok Pesantren S-PEAM sebagai sarana pendidikan yang dapat membentuk kepribadian, mental, dan akhlak mulia untuk bekal para santri dalam hidup bermasyarakat.

Kegiatan Hizbul Wathan ini ini ditangani oleh organisasi yang disebut Koordinator Hizbul Wathan S-PEAM, di bawah pengawasan Kwarda Kota Pasuruan.

Untuk melengkapi dan menyempurnakan pelaksanaan kurikulum pembelajaran di Pondok Pesantren S-PEAM, maka kami membuat beberapa program pengasuhan santri yang dapat merangsang pengembangan karakter santri. Program pengasuhan santri ini meliputi:

  1. Program Peningkatan Pribadi Sholeh a. Shalat 5 waktu berjama’ah b. Tahsin Qira’ah al-Qur’an (Seni baca al-Qur’an) c. Tahfidz al-Qur’an (menghafal al-Qur’an)

  2. Program Peningkatan Akademik a. Mastery Learning b. CTL (Contextual Teaching and Learning) c. Bimbingan Belajar d. Studi Wisata (rihlah tarbawiyyah iqtishadiyyah) e. Seminar f. Penulisan Karya Ilmiah

  3. Program Peningkatan Bahasa a. Hari Bahasa b. Muhadharoh (latihan pidato) c. Language Parade Competition d. English Club e. Arabic Club f. Program Bahasa Pagi

  4. Program Kedisplinan a. Penerapan disiplin dan Panduan Tata Tertib Santri b. Pengawasan selama 24 jam dan inspeksi mendadak (sidak) c. Pengasuhan santri

  5. Ekstrakurikuler yang terdiri dari: a. Koperasi syariah b. Beladiri Tapak Suci c. Olahraga: Basket, Sepak Bola, Renang, Futsal, Bola Voly, Bulu Tangkis, Panahan,Tenis Meja dll. d. Jurnalistik (Broadcasting, Pemberitaan, Advertising, Multimedia, Karya Ilmiah Remaja) e. Art (Teater, Nasyid, Apresiasi Seni Islam (Kaligrafi), Marchingband). f. Agrobisnis g. Teknologi Informasi h. SANPALA (Santri Pencinta Alam)