Mengejahwantahkan Visi Melalui Rapat Koordinasi

SPEAM

Rapat Koordinasi yang dilaksanakan pada hari rabu tanggal 2 Januari 2019 bertempat di ruang kelas S-PEAM Putri. Rapat dimulai pukul 08.00 hingga berakhir pada pukul 11.30 yang dihadiri oleh 26 orang dengan rincian 15 ustadz dan 11 ustadzah. Adapun agenda utama rapat koordinasi yang dilaksanakan meliputi pengarahan dan pembagian tugas.

Pembukaan disampaikan langsung oleh ustadz Fahril Amri yang sekaligus bertindak sebagai pembawa acara. Selanjutnya pengarahan yang pertama disampaikan oleh ustadz Dadang Prabowo, M.Ag sebagai pimpinan bidang pengembangan pesantren. Beliau menyampaikan perihal tentang pentingnya pendidikan yang totalitas meliputi segala aspek komponen pendukungnya yang salah satunya yaitu peranan sebagai guru. Guru harus senantiasa mampu memotivasi, menjadi teladan, dan mendampingi perkembangan siswa dalam segala hal.

Pengarahan yang kedua sekaligus pembagian tugas disampaikan oleh ustadz Rozzaqul Hasan, M.Pd sebagai pimpinan bidang akademik/kepala sekolah. Pengarahan yang disampaikan terkait makna pendidikan yang merupakan suatu pembiasaan dalam menerapkan segala konsep kebaikan dengan menggunakan metode tertentu yang harus disesuaikan dengan materi, kondisi, dan situasi. Selain itu yang tidak kalah pentingnya yaitu guru juga harus memiliki jiwa guru dalam melaksanakan perannya. Dalam hal ini beliau juga menyampaikan perihal tentang tambahan pegawai baru dan tata tertib yang harus ditaati oleh seluruh pegawai S-PEAM. Pembagian tugas dan job description pun juga disampaikan dengan jelas demi keberlangsungan seluruh kegiatan belajar serta pembelajaran di S-PEAM selama satu semester ke depan.

Pengarahan ketiga oleh ustadz Nur Najman Marjuki, M.A selaku pimpinan bidang pengasuhan santri. Beliau menyampaikan tentang konsep pesantren dan memberikan banyak motivasi kepada seluruh ustadz ustadzah agar bersama-sama berupaya dan mendukung untuk mewujudkan konsep pesantren yang kaffah. Dengan demikian dapat senantiasa bersinergi bersama dalam memperbaiki dan membentuk karakter yang menjadi ciri khas santri dengan kepribadian islami yang kuat.

Pengarahan terakhir disampaikan oleh ustadz Abu Nasir, M.Ag selaku Ketua PDM Kota Pasuruan. Beliau menyampaikan motivasi dan harapan yang besar terhadap kemajuan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) khususnya S-PEAM Kota Pasuruan. Beliau juga memberikan tausiyah untuk membangkitkan ghirah perjuangan bagi seluruh ustadz ustadzah agar tertanam selalu semboyan “pantang gagal dalam berjuang”. Selain itu beliau juga menekankan berupaya untuk menghindari salah satu sifat yang buruk yaitu adanya perbedaan antara kata dan realita adalah salah satu hal yang sangat berbahaya sesuai dalam Al-qur’an surat As-Shaff ayat 2 dan 3.

“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. As-Shaff: 2-3).

Rapat koordinasi diakhiri dengan do’a yang dipimpin langsung oleh ustadz Dadang Prabowo, M.Ag. Do’a tersebut dipanjatkan dan diaminkan oleh seluruh ustadz ustadzah yang hadir dengan penuh harap akan pertolongan dan bimbingan Allah SWT dalam mengemban amanah besar pendidikan di S-PEAM Kota Pasuruan agar senantiasa mendapatkan kesuksesan kedepannya. Demikian laporan terkait hasil rapat koordinasi yang telah dilaksanakan. Semoga bermanfaat. Nasrun minaAllah wa fatkhun qorib wabassyiril mukminin.

Pasuruan, 3 Januari 2018

Nurul Mawaridah (Ustadzah S-PEAM Kota Pasuruan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penilaian Kinerja Kepala Sekolah

Penilaian Kinerja Kepala Sekolah atau yang disingkat dengan PKKS merupakan penilaian yang idealnya dilakukan untuk kepala sekolah yang telah menduduki masa jabatan 4 tahun. PKKS ini dilakukan oleh Tim Dinas Pendidikan berdasarkan SK Kepala Dinas terkait. Dalam hal ini PKKS yang dilaksanakan di SMP S-PEAM Kota Pasuruan dilaksanakan oleh pengawas […]